“Kok
nggak nulis lagi? Aku suka loh baca blog kamu yang bagian putus cinta dan patah
hati. Jadinya aku merasa nggak sendiri, ada juga orang yang percintaannya nggak
bahagia, atau lebih parah malah!”
Taukah aku
ingin membalas pesan tersebut dengan, “Bangsat!” tapi karena aku sholehah
(sableng) kubalas dengan untaian doa-doa percintaan dua insan. Kan, gila! Ini
bukan kali pertama ada pesan beginian. Hmm, aku menulis tentang perpisahan di
blog...
Minggu, 02 April 2017
Rabu, 21 September 2016
Posted by Unknown on 13.15 with No comments

Hai,
saya baru saja menghabiskan kopi dingin dan sedang malas untuk memejamkan mata.
Akhir-akhir ini seolah saya terlalu bergantung kepada kopi. Selama di rumah,
suplai kopi melimpah. Karena tahu saya harus begadang menyelesaikan pekerjaan
ibu seringkali menyeduh segelas tambahan untuk saya kemudian disimpan di kulkas.
Tengah malam biasa saya minum selagi dingin. Kopi juga yang selalu mencairkan
obrolan di rumah kami. Tadi sore, saya dan ibu...
Jumat, 09 September 2016
Posted by Unknown on 12.42 with No comments
Puji
syukur badan saya terbiasa tidur dengan jadwal berantakan. Saya bukan tipe
orang yang saklek harus pergi dan bangun tidur pukul tertentu, sangat sangat
fleksibel. Beberapa hari terakhir ada kesibukan yang mengharuskan saya tidur
hampir subuh. Pekerjaan berhubungan dengan kreatifitas tapi punya tenggat waktu
itu kadang menyiksa tapi nagih. Di tengah jalan otak saya kadang mentok, dan
biasanya ambil jeda sembari berharap muncul ide. Entah...
Kamis, 04 Agustus 2016
Posted by Unknown on 12.21 with No comments
“Tuhan mengabulkan doa saya,” ucap
batin saya sesaat setelah membaca pesan whatsapp. Entah apa yang ada di otakmu,
karena saya membacanya sebagai meminta izin....
Rabu, 08 Juni 2016
Posted by Unknown on 00.14 with No comments

Sam
bertanya, “Farah, kenapa orang-orang memanggil saya sambil menunjuk-nunjuk ke
arah saya mereka bilang, ‘Hei bule bulee!’ Apa bule itu berarti monyet atau
tarzan begitu?”
“Hahahaha…
No, Sam. Enggak. Bule itu foreigner, bahasa Indonesianya. Semacam slang.”
“Oiya,
orang-orang juga sering mengajak saya berfoto, Farah. Kenapa?”
“Oh
really? That’s because you are handsome, Sam.”
“I
don’t think so,” dia tersenyum kecut.
Kali
itu...
Selasa, 07 Juni 2016
Posted by Unknown on 23.28 with 1 comment

Kalau ibumu tahu malam itu
dan malam-malam yang lain, aku pergi dijemput teman-teman yang biasanya
laki-laki, mendatangi gigs, mendekat ke panggung, ikut bernyanyi sampai serak
sambil diamankan dari terjangan orang-orang yang moshing.
Kalau ibumu tahu,
Aku pulang lewat tengah
malam, berpeluh dan kelaparan. Aku masih kadang-kadang ngopi atau makan di
warung burjo sambil mengobrolkan banyak hal yang mungkin menurut orang-orang
tua...
Langganan:
Postingan (Atom)