Minggu, 02 April 2017

Bromo: Misi Mengakhiri Bayak “Ah Sudahlah”

“Kok nggak nulis lagi? Aku suka loh baca blog kamu yang bagian putus cinta dan patah hati. Jadinya aku merasa nggak sendiri, ada juga orang yang percintaannya nggak bahagia, atau lebih parah malah!” Taukah aku ingin membalas pesan tersebut dengan, “Bangsat!” tapi karena aku sholehah (sableng) kubalas dengan untaian doa-doa percintaan dua insan. Kan, gila! Ini bukan kali pertama ada pesan beginian. Hmm, aku menulis tentang perpisahan di blog...

Rabu, 21 September 2016

Kamu Tidak Wajib Percaya, Saya Tidak Wajib Membuktikan

Hai, saya baru saja menghabiskan kopi dingin dan sedang malas untuk memejamkan mata. Akhir-akhir ini seolah saya terlalu bergantung kepada kopi. Selama di rumah, suplai kopi melimpah. Karena tahu saya harus begadang menyelesaikan pekerjaan ibu seringkali menyeduh segelas tambahan untuk saya kemudian disimpan di kulkas. Tengah malam biasa saya minum selagi dingin. Kopi juga yang selalu mencairkan obrolan di rumah kami. Tadi sore, saya dan ibu...

Jumat, 09 September 2016

Mau Jadi Apa Kamu ?

Puji syukur badan saya terbiasa tidur dengan jadwal berantakan. Saya bukan tipe orang yang saklek harus pergi dan bangun tidur pukul tertentu, sangat sangat fleksibel. Beberapa hari terakhir ada kesibukan yang mengharuskan saya tidur hampir subuh. Pekerjaan berhubungan dengan kreatifitas tapi punya tenggat waktu itu kadang menyiksa tapi nagih. Di tengah jalan otak saya kadang mentok, dan biasanya ambil jeda sembari berharap muncul ide. Entah...

Kamis, 04 Agustus 2016

(me)lepas, se(lepas)nya lepas

                                                                                 “Tuhan mengabulkan doa saya,” ucap batin saya sesaat setelah membaca pesan whatsapp. Entah apa yang ada di otakmu, karena saya membacanya sebagai meminta izin....

Rabu, 08 Juni 2016

Ngalor-ngidul

Sam bertanya, “Farah, kenapa orang-orang memanggil saya sambil menunjuk-nunjuk ke arah saya mereka bilang, ‘Hei bule bulee!’ Apa bule itu berarti monyet atau tarzan begitu?” “Hahahaha… No, Sam. Enggak. Bule itu foreigner, bahasa Indonesianya. Semacam slang.” “Oiya, orang-orang juga sering mengajak saya berfoto, Farah. Kenapa?” “Oh really? That’s because you are handsome, Sam.” “I don’t think so,” dia tersenyum kecut. Kali itu...

Selasa, 07 Juni 2016

Kalau Ibumu Tahu

Kalau ibumu tahu malam itu dan malam-malam yang lain, aku pergi dijemput teman-teman yang biasanya laki-laki, mendatangi gigs, mendekat ke panggung, ikut bernyanyi sampai serak sambil diamankan dari terjangan orang-orang yang moshing. Kalau ibumu tahu, Aku pulang lewat tengah malam, berpeluh dan kelaparan. Aku masih kadang-kadang ngopi atau makan di warung burjo sambil mengobrolkan banyak hal yang mungkin menurut orang-orang tua...